Senin, 16 April 2018

Jangan membuat gaduh

Mengapa para imam as tidak menyerang dan berusaha meruntuhkan akidah dan kepercayaan penguasa yang berkuasa zalim pada masanya? Bahkan terkesan akidah keliru itu tumbuh subur dan makin merjalela?  Itu karena mereka memegang kedaulatan, kekuasan,  apabila akidahnya diserang dan kepercayaannya runtuh apakah mereka akan menanggalkan kedaulatannya?  Tentu tidak, maka sudah pasti sebuah negara akan kacau karena pemegang kedaulatan tidak mau turun dan rakyat tidak mau diatur dengan akidah pemegang kedaulatan,  maka chaos jadinya.  Ini dilarang dalam agama.  Jika mau mengubah masyarakat kita tidak boleh menyerang akidah pemenang perang atau pemegang kedaulatan sebab akan kacau masyarakat. Yang harus dilakukan adalah merebut kedaulatan lewat perang fisik atau perang politik dan jika menang itulah maka tegakkan hukum atau syariat yang kau anggap benar.  seperti itu caranya,  bukan koar koar meruntuhkan akidah penguasa tapi anda juga bukan pemegang kedaulatan,  bukan pemegang kekuasaan,  bukan pemenang perang karena jika dipaksa seperti itu maka rakyat akan binasa.  Ummat akan hancur

Makanya imam Ali as dan imam imam as yang lain cukup berdiam diri dan membirkan para penguasa menjalankan perannya sebagai pemegang kedaulatan 

Imam Ali as bersabda "Urusan manusia tidak akan dapat berjalan kecuali adanya seorang penguasa,  baik penguasa itu seorang yang taat maupun durhaka (Kanz al- Ummal,  hadis 14286)

Penguasa adalah dia yang memenangkan perang baik fisik maupun politik, maka wajib ditaati sekalipun orang durhaka karena dialah pemegang kedaulatan diwilayah tersebut,  jika tidak suka silahkan kalahkan dia lewat perang  fisik maupun perang politik.  Tapi jika tidak mampu maka tidak boleh membuat gaduh,  dengan menyebarkan dan memprokasi bahwa apa yang dijalankan penguasa tersebut salah sehingga rakyat menolak aturannya,  maka yang ada adalah chaos,  rusuh dan malah kehidupan tidak bisa berjalan baik

Makanya imam imam sekalipun mengatakan mereka durhaka tapi tetap taat pada hukum mereka,  sama seperti nabi Yusuf as yang taat pada hukum kafir mesir dan ini perintah Allah.  Tidak boleh membangkang atau mengajak orang lain membangkang dan menolak aturan,  bisa rusuh

Nah sama dengan pemegang kedaulatan di negeri ini adalah poros agama (sunni)  dan poros nasionalis, jika poros sunni mengatakan cadar dan azan atau yang lainnya adalah syariatnya dalam penegakan kasus hukum maka tidak boleh membuat gaduh dengan berkata sebaliknya,  biarkan dijalankan seperti itu, jika tidak setuju ya rebut kedaulatan dan aturlah syariat atau hukum

Seperti itulah caranya bermasyarakat,  berbangsa, dan bernegara

Kecuali tidak pada tataran kasus hukum yang sedang berproses,  atau pada ruang ruang privat. Misalnya dalam diskusi yang tidak menggangu jalannya proses hukum maka silahkan berdebat  dengan pemegang kedaulan siapa tau anda memenangkan peperangan secara politik dan bisa menjadi penguasa,  jika tidak maka biarkan hukum mereka yang berjalan sampai anda mampu merebutnya

Sabtu, 07 April 2018

Katakan yang benar

Katakanlah benar pada yang benar,  katakanlah salah pada yang salah,  jangan sebaliknya,  karena Allah sangat tidak menyukai hal itu

Waladdulumatu walannur
Walddillu walal harur
Tidak sama yang gelap dan cahaya
Tidak sama yang dingin dan panas
(Q.S. Fathir)

Jangan dibolak balik
Soal meminta maaf dan dimaafkan adalah soal yang lain,  jangan karena ingin menolong seseorang menjadikan kita membolak balikkan antara  panas dan dingin,  itu tidak benar sama sekali

Apa yang dilakukan bu sukma adalah kesalahan,  apapun alasannya adalah kesalahan,  dan harus disalahkan bukan dikatakan benar dan dibela mati matian, soal dimaafkan adalah hal yang lain.

Apa kesalahannya?  Dia memabanding bandingkan dua hal yang tidak perlu dibandingkan

Antara budaya dan agama

Walaupun ada yang mengatakan emang agama adalah budaya,  ya silahkan kau yakini seperti itu tapi tidak perlu dibanding bandingkan,  sebab sebuah budaya yang benar benar murni budaya saja banyak orang yang tidak berkenan untuk dibanding bandingkan apalagi agama dan budaya

Contoh budaya jawa dan budaya bugis makassar, coba anda mengatakan

Saya tidak tau apa itu budaya tapi yang saya tau budaya jawa lebih bagus daripada budaya bugis makassar mu,  maka yakin anda akan ditikam badik, anda akan diamuk massa oleh orang bugis makassar

Apalagi ini agama dan budaya? Membandingkan budaya dan budaya saja orang marah apalagi agama dan budaya,  jika anda menganggap agama adalah budaya,  ya sudah yakinilah tapi tidak perlu anda membanding bandingkan,  dan gak perlu anda sholat,  puasa,  zakat atau naik haji karena itu adalah budaya

Tidak perlu berploemik pada atribut karena pada sebagian orang itu adalah hal yang tabu,  hargai jika anda mau mendambakan kedamaian

"ah kan ibu sukmawati sedang membandingkan irama,  nada antara kidung dan azan,  azan memiliki nada,  irama,  ya wajar jika dibanding bandingkan" untuk apa dia banding bandingkan?  Hasil apa yang dia ingin ambil?  Ingin merasa puas menertawakan kejelekan azan?  Lalu sampel azan mana yang dia pakai bandingkan,  azan tetangganya yang habis sakit batuk yang kemudian harus azan karena gak ada orang lain yang hadir sedang waktu sholat baginya sudah masuk?  Atau azan di masjid nabawi nan merdu?  Ini saja dia sudah tidak adil dalam membandingkan. Lalu apakah dia pakar nada dan irama? Bukan kan?  Lalu apa wajarnya jika bukan kurang ajar?

Dia itu sama seperti orang yang tidak mau anak anaknya suka makan donat impor dan melupakan kue bakwan yang sudah menjadi tradisi cemilan di rumahnya lalu dia berkata "bakwan lebih nikmat dari donat"

Buk. Gak usah hidup sekalian,  karena perubahan selera itu keniscayaan,  orang papua saja yang dulu suka makan papeda sagu gak merasa terganggu saat orang dari jawa mengajarkan mereka makan nasi. Santai aja buk,  budayamu gak akan tergerus zaman jika kau bisa menjaganya dengan baik,  gak perlu kau hina azan atau atribut agama orang lain

Hati hati

Jika anda memaksa mengatakan azan dan cadar bukan syariat islam maka suatu saat hal itu akan menjadi satu keyakinan dan akan ditinggalkan,  sehingga orang di masjid sholat tanpa azan dan iqomat,  bisa dibayangkan apa jadinya?  Masuk sholat dhuhur gak ada azan,  masuk sholat magrib gak ada adzan,  masuk sholat subuh gak ada azan,  lalu orang lupa waktu masuknya sholat dan lama lama merasa kapan sholat dimulai waktunya? lupa,  lama lama orang pada gak sholat karena lupa waktu waktunya dan sholatpun hilang

Anda ikut bertanggung jawab demi sukmawati hari ini

Sudah siap anda menanggung konsekwensinya?
Hidup ini bukan sekedar cuap cuap saja,  tapi ada konsekuensi dibelakangnya

Sama halnya dengan cadar,  lama lama wanita tidak mau lagi memakai cadar, lama lama wajah wanita tidak dianggap penting untuk ditutup dan dijaga

Lama lama wanita akan suka pamer wajah

Lama lama wajah wajah wanita muslim merajai dunia maya,  dunia sosialita

Lama lama berlomba lomba mempercantik wajah

Lama lama kecantikan wajah saja tidak cukup

Lama lama dada mulai sedikit dibuka buka

Lama lama turun dan turun demi memamerkan kecantikan

Lama lama wanita muslimah sudah tidak peduli lagi dengan aurat dan lupa akan pentingnya menjaga aurat dan selanjutnya?  Telanjang separuh badan adalah identitas wanita muslimah

Pernah lihat wanita agama lain masuk rumah ibadah dengan pakaian layaknya mau ke pesta prom night?  Ya lama lama kaum wanita muslimah seperti itu

Jika anda belum siap dengan cadar sebaiknya jangan mengatakan itu bukan syariat,  biarlah mereka yang meyakininya menjaganya karena ada hikmahnya

Jika anda tidak merasa perlu dengan azan maka jangan memaksa mengatakan bukan syariat, biarlah mereka yang meyakininya sebagai syariat melestarikannya karena ada hikmah dibaliknya

Kedaulatan penentu syariat


Bila kebenaran cukup lewat cuap cuap saja maka Nabi tidak akan melakukan fatul makkah, Daud tidak akan mengalahkan Gholiat atau zulkanain tidak akan menaklukkan dunia

Kebenaran itu tidak hanya cukup lewat dakwah semata atau omong omong doang tapi harus
Ikut merebut kedaulatan. Dan ini adalah jalan kenabian dalam menegakkan kebenaran ditengah ummat.

Mana kala kau mengatakan azan,  cadar bukan syariat

Lalu pemegang kedaulatan mengatakan itu adalah syariat maka tetap kau tidak bisa apa apa kecuali tunduk dan taat

Syariat darimana? Apa yang membuatnya jadi syariat dan mengapa bisa jadi syariat?, protesmu tetap tidak ada artinya selama tidak memegang kedaulatan

Pemegang kedaulatan dalam poros berbeda saja masih tidak bisa berbuat banyak apalagi sama sekali tidak memegang kedaulatan

Bu sukma itu termasuk pemegang kedaulatan dalam poros nasionalis tapi tetap tidak bisa berbuat banyak manakala pemegang kedaulatan pada poros agama menyatakan dia menista

Mengapa demikian?  Ya karena pemegang kedaulatan di negeri ini ada dua,  yaitu poros agama dan poros nasionalis, dan keduanya telah meneken akad dalam piagam jakarta.  Maka jika ada orang yang dianggap menista agama maka dia akan dijebloskan ke dalam penjara

Menistakan agama dalam sudut pandang siapa?  Si A?  Si B?  Bukan,  tapi dalam sudut pandang pemegang kedaulatan dalam poros agama di negeri ini. Seperti itulah syariat dalam sebuah negara tercipta.  Mungkin di negara A azan atau cadar bukan syariat,  tapi di negara B bisa sebaliknya,  itu karena penentu syariat ditentukan oleh pemegang kedaulatan disebuah negara.

Ada berapa dinasti yang telah berlalu dalam sejarah islam?  Sebanyak itu pula syariat akan berubah ubah dan silih berganti sesuai siapa yang berdaulat memegang kedaulatan

Kenapa gak satu syariat saja?  Ya karena pemegang kedaulatan tidak pernah hanya satu tapi silih berganti sesuai siapa yang memenangkan peperangan,  baik perang secara fisik maupun perang secara politik makanya kita dapati beraneka syariat tergantung sejauh mana langgeng dan awetnya sebuah dinasti

Jadi agama yang menentukan syariatnya adalah manusia biasa?  Bukan,  melainkan pemegang kedaulatan,  manakala pemegang kedaulatan itu manusia biasa maka syariat itu bersumber dari manusia biasa,  manakala pemegang kedaulatan itu manusia utusan Allah maka syariat itu bersumber dari manusia utusan Allah

Setiap zaman ada manusia utusan Allah dan setiap zaman pula banyak manusia durjana,  tinggal siapa yang memenangkan peperangan baik secara fisik maupun politik maka dialah yang membuat syariat ataupun hukum

Dan hampir setiap zaman, justru manusia durjanalah yang selalu memenangkan pertarungan,  maka hampir setiap zaman pula syariat manusia durjanalah yang mengatur hukum dan syariat,  maka islam jadi bercabang cabang dan beraneka syariat dan hukum, begitupun dibelahan dunia lain terjadi hal yang sama sehingga darinya melahirkan beraneka ragam paham semisal komunis, liberal dsb,  semua lahir dari pemegang kedaulatan atau pemenang perang disebuah kawasan.

Untuk itulah Allah memerintahkan agar ummat beriman harus selalu mendukung manusia utusan Allah dan mendukung manusia utusan Rasul dalam merebut kedaulatan melalui jalur perang fisik maupun perang politik agar berdaulat dan menegakkan hukumNya,  tanpa hal itu maka hukum Allah,  syariat Allah tetap akan tenggelam dan hukum atau syariat selainNya yang akan tegak mengatur kehidupan manusia,  inilah sumber bencana terbesar kehidupan ummat manusia yaitu manakala hukum manusia durjana yang mengatur kehidupan umat manusia

Mengapa manusia durjana selalu menang dalam pertarungan dan memegang kedaulatan?  Itu semua karena harta, orang durjana selalu menghalalkan segala cara dalam meraih harta,  dan dengan harta itulah dia membeli manusia yang lain agar berdiri disisinya untuk mendukungnya dalam merebut kedaulatan

sedang manusia pilihan Allah selalu hadir dalam ketiadaan harta maka sulit membeli manusia kecuali dengan bayaran tidak kes alias janji janji surga

Pengampunan (At-Tawbah):111 - Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.

tapi apakah manusia dengan iman pas pasan mau dengan pembayaran tidak kes ini?  Sedangkan ada manusia durjana yang bisa membayar kes?  Sedang dirumahnya anak dan istrinya kelaparan?  😂😂😂

Maka ekonomi yang menentukan sebuah syariat atau hukum tegak disebuah wilayah, kawasan,  ataupun negara, semua berpulang kepada ekonomi dan demi hal inilah poros poros kekuatan memperebutkannya

Bagaimana ekonomi bisa tegak dan berdiri?  Yaitu dengan cara...  Ah lain kali saja baru saya jelaskan 😁😁

Selasa, 03 April 2018

Apa yang dimaksud dengan kedaulatan Allah ?

Pernah membaca ayat ini?

Tempat yang tertinggi (Al-'A`rāf):54 - Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.

Amri,  memerintah ummat itu hanya Hak Allah,  bukan hak manusia,  ini yang namanya kedaulatan Allah

Dan ummat tdk punya pilihan selain sami'na wa 'ato'na

Dengar dan taat, tidak punya pilihan lain, artinya tidak punya kedaulatan sama sekali

Cerita (Al-Qaşaş):68 - Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia).

Tidak punya pilihan termasuk memilih khalifah,  maka pemilihan khalifah adalah bathil krn sama saja merampas kedaulatan Allah dalam hak memerintah

Nah hak memerintah itu yg disebut kedaulatan Allah

Dan kedaulatan ini tdk pernah Allah berikan kepada selain Rasul Nya

Abu bakar rasul atau bukan?  Jika bukan maka dia tdk punya kedaulatan sama sekali dalam memerintah ummat islam secara umum, jika dia memerintah ummat maka dia mempunyai kedaulatan itu dari mana?  Ya pasti dari hasil merampas kedaulatan Allah

Al bayyinat Rasul saksi Imam Ali as

Setiap rasul memiliki al bayyinat untuk membuktikan kerasulanmya

Inilah salah satu al bayyinat (bukti yang nyata)  bahwa Imam Ali as adalah sang rasul saksi utusan Allah, ka'bah, setiap 13 rajab ka'bah akan merekah ditempat yang sama yang pernah dilewati ibunda tercinta imam Ali as ketika hendak masuk ke dalam ka'bah untuk melahirkan sang manusia suci pendamping sang Nabi Mulia Rasulullah saw

Ya Imam Ali as dilahirkan di dalam ka'bah, ibunda beliau masuk bukan melalui pintu karena emang sedang dikunci.  Maka dinding ka'bah merekah dan membuka lebar sehingga ibunda tercinta beliau bisa masuk dan melahirkan beliau di dalam ka'bah.  Bekas rekahan itulah yang selalu akan merekah dihari yang sama setiap tahun, sekalipun sudah berkali kali ditambal dengan cor semen,  tapi tetap saja akan merekah setiap tahun ditempat yang sama

Tidak percaya akan Hud 17?  tidak percaya akan kerasulan Imam Ali as?, maka  lihatlah mukjizat yang diperlihatkan ka'bah kepada kalian. Maka penolakan apalagi yang akan kalian ajukan?

Setelah seorang penyeru datang menunjukkan kerasulan Imam Ali as kepada kalian lewat ayat ayat al qur'an, setelah al bayyinat ditunjukkan oleh ka'bah atas kerasulannya, tapi kalian masih menolaknya? Maka tunggulah Allah akan menurunkan keputusanNya

Wasilah

Mengapa ka'bah jadi tempat kita mengarahkan sujud dan dan ruku kita?  Karena disanalah jalan naik kepada Allah

Tapi kan itu batu?  Ya itu artinya sekalipun itu batu jika Allah telah memilih sebagai tempat naik kepadaNya maka kesanalah wajahmu, sujudmu, rukumu kau hadapkan

Tempat naik (Al-Ma`ārij):3 - (yang datang) dari Allah, Yang mempunyai tempat-tempat naik.

Karena lewat tempat itulah ibadahmu,  sholat,  puasa, haji mu dinaikkaan.

Dan dalam ayat itu Allah berkata "tempat tempat naik"  yang berarti bukan satu tempat melainkan banyak tempat,  salah satunya adalah Yerusalem, yang dahalulu dijadikan kiblat tempat menghadap dan jalan naik kepada Allah.

Apakah selain batu,  ada benda lain? Ya tentu ada,  apa itu? Manusia. 

Manusia lebih mulia daripada batu gak?  Lebih mulia. Jika batu bisa Allah jadikan tempat naik,  apatahlagi manusia, wujud paling paling sempurna

Mengapa Allah butuh tempat naik,  kenapa gak langsung saja?

Musyawarah (Ash-Shūraá):51 - Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau dibelakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (rasul,  malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.

Itu karena tidak mungkin bagi Allah akan berkata kata langsung kepada manusia biasa kecuali lewat perantaraan manusia pilihan yaitu rasul rasulNya.

Maka jika manusia mau berkata kata kepada Allah maka berbicaralah kepada para rasul,  darinya apa yang kita sampaikan akan disampaikan langsung kepada Allah

Tapi sayangnya para rasul itu umurnya gak panjang, karena itulah dibutuhkan sarana lain yang usianya lebih panjang,  yaitu batu.  Batu batu ini Allah turunkan langsung ke dunia sebagai sarana.  Ada di masjidil aqsha, yang kemudian nabi jadikan pijakan untuk mi'raj ke sidratul muntaha,  kemudian ada pula di masjidl haram,  berupa hajaratul aswat. Dan ada pula batu batu pada cincin nabi nabi dan rasul rasul.  Batu batu inilah sebagai sarana manusia berkata kata kepada Allah.

Tapi itukan batu?  Ya dan itulah yang umurnya panjang dan dijadikan sarana tempat kita bermunajat kepada Allah pemilik batu

Jika Allah memilih selain batu sebagai sarana munajat apa bisa?  Ya bisa saja.  Misalnya manusia?  Ya tentu lebih baik,  karena lebih interaktif

Wanita (An-Nisā'):64 - Dan Kami tidak mengutus seseorang rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

Nabi Yusuf (Yūsuf):97 - Mereka berkata: "Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa)".

Nabi Yusuf (Yūsuf):98 - Ya'qub berkata: "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".

Ini anak anak nabi aja gak berdoa langsung kepada Allah melainkan memohon kepada nabi untuk dimohonkan hajatnya (tobatnya)  kepada Allah

Jika hatimu jijik, "ah ngapain saya memohon lewat manusia?" ya udah mohonlah lewat batu,  hadapkan wajahmu ke arahnya dan mohonlah

Sekarang tinggal pilih mau lewat batu atau manusia? 

Sapi Betina (Al-Baqarah):61 - Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya". Musa berkata: "Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta". Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.

atau mau lewat keduanya? Maka lebih bagus lagi. Makanya dalam setiap zaman dan peradaban agama di dunia selalu ada batu suci sebagai sarana berkata kata kepada Tuhan, dan batu yang dibangun oleh ibrahim as adalah batu yang paling disukai Allah sebagai sarana hambaNya bermunajat

"Tapi itukan batu?" Batu juga bertasbih

Memperjalankan di waktu malam (Al-'Isrā'):44 - Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.

termasuk hajaratul aswat,  batu yang pasti selalu bertasbih kepada Allah dengan tasbih yang paling baik,  sehingga dengan tasbihnya itu maka doa doa manusia bisa ikut sampai kepada Allah.  Jadi bukan batu itu yang menaikkan doa doa orang yg bermunajat kepada Allah,  melainkan tasbihnya batu itu yang menjadikan semua doa ikut terseret keatas, terangkat ke sisi Allah

Nah gimana jika para rasul yang mendoakan? Lebih jos lagi.  dan gimana jika rasul itu lahir disisi batu itu? Lebih jos kuadrat super duper
nah imam Ali as sang Rasul saksi pemegang kedaulatan Allah dan nabi lahir di dalam ka'bah,  di samping batu hajratul aswat

berdoa dengan bertawasul lewatnya pasti jos dobel dobel 👍👍👍

Jamuan (Al-Mā'idah):35 - Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan (wasilah) yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.

ahlulbait adalah wasilah itu
para imaman atau  rasul rasul saksi itu adalah wasilah melebihi sebongkah batu

ya Imam...  mohonkan lah ampunan untuk kami

Milad mubarak untuk mu wahai Imamku yang Mulia, Rasul Allah,  Imam Ali bin Abi Tholib as