Jumat, 30 Oktober 2020

Ego setan

Ketika Islam muncul, dituding sesat oleh kaum kafir Quraisy. Dipersekusi dsb, apa nabi kemudian berhenti menyampaikan kebenaran, mana yang haq dan mana yang bathil sehingga jelas dan terang siapa yang benar dan siapa yang sesat? Demi nama ukhuwah? Apa saat itu kaum kafir Quraisy mau berukhuwah dengan nabi Muhammad Saw yang jelas jelas masih satu pertalian darah? OGAAAHH! 

Nabi rela dipersekusi, diusir, diburu tapi tidak pernah berhenti menyampaikan kebenaran

Kalo mau ukhuwah ya Alhamdulillah, jika tidak ya tidak baper sendiri merasa "udah kita ukhuwah saja" jadi saya tutup mulut saja, diam gak enak menyinggung kayakinan mereka?

Tidak, nabi tetap berdakwah, apapun resikonya

Sama, saya pun kagak berhenti menyampaikan bahwa Sunni salafi Wahabi itu sesat, mereka mengikuti ajran para sahabat yang telah melakukan kejahatan kemanusiaan, kemaksiatan kepada Allah dalam membantai ratusan atau bahkan ribuan nyawa dalam perang Ridda, dengan alasan kafir, murtad karena tidak mau bayar zakat

Sejak kapan orang jadi murtad karena gak bayar zakat?
Dan sejak kapan orang murtad dikejar kejar dan ditagih zakatnya?

Dalam hadis ini jelas jelas abu bakar mau memerangi orang muslim, sahabat sahabat nabi yang mulia, yang ditunjukkan dengan kata

"Demi Allah, aku pasti akan memerangi siapa yang memisahkan antara kewajiban shalat dan zakat, karena zakat adalah hak harta. Demi Allah, seandainya mereka enggan membayarkan anak kambing yang dahulu mereka menyerahkannya kepada Rasulullah s.a.w, pasti akan aku perangi mereka disebabkan keengganan itu". Berkata, 'Umar bin Al Khaththab "Demi Allah, ketegasan dia ini tidak lain selain Allah telah membukakan hati Abu Bakar dan aku menyadari bahwa dia memang benar".
(HR Bukhari 1312,, 2727,, 6413,, 6741,, 1399,1400,, 2946,, 6924,, 6925,, 7284,, 7285,,, Muslim 29,30,21,, Kitab Syarh Shahih  20, 21)

Aku akan memerangi orang yang memisahkan kewajiban sholat dan zakat" 

Ini jelas orang muslim yang mau dibantai, dibabat oleh abu bakar karena abu bakar merasa orang orang ini telah memisahkan kewajiban sholat dan zakat, bukan karena murtad, perhatikan, apakah abu bakar berkata dalam hadis ini

"Demi Allah, aku pasti akan memerangi siapa yang murtad?"

Tidak ada, yang ada adalah

"Demi Allah, aku pasti akan memerangi siapa yang memisahkan antara kewajiban shalat dan zakat, karena zakat adalah hak harta. Demi Allah, seandainya mereka enggan membayarkan anak kambing yang dahulu mereka menyerahkannya kepada Rasulullah s.a.w, pasti akan aku perangi mereka disebabkan keengganan itu

Jadi abu bakar memerangi mereka karena mereka taat bayar zakat kepada nabi Muhammad Saw dan tidak taat bayar zakat kepada dirinya

Jadi dia merasa ummat saat itu tidak adil kepadanya, jadi ini adalah egosentris, egonya yang dia paksakan "harus, wajib, musti" jika tidak maka MATI

dia mendewakan egonya, Tuhannya yang sebenarnya

Lalu dimana hak jawab orang orang yang dituduh memisahkan antara sholat dan zakat itu? Gak ada, itu artinya ini kejahatan luar biasa

Tanpa hak jawab orang dibantai, diperangi seakan akan dialah pemilik hidup dan mati

Mengapa tidak ada hak jawab dari para sahabat nabi teresebut? Itu karena abu bakar sangat paham alasan para sahabat nabi yang tidak mau bayar zakat kepadanya, at Taubah 103

Dia sejatinya tidak berhak jadi Amil Zakat

Jadi Amil Zakat saja wajib rasul masa khilafah harus manusia biasa? Sakit jiwa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar